Kolaborasi Publik–Swasta Perkuat Ekosistem Pertanian Sulawesi Utara
MANADO — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) menyelenggarakan Diskusi Kolaborasi dan Fasilitasi Pemangku Kepentingan Publik–Swasta. Kegiatan strategis tersebut berlangsung di Hotel Grand Whiz Manado dan dihadiri oleh berbagai unsur penting dari sektor pertanian daerah di gelar pada hari Rabu (12/8/2026).
Pertemuan ini menjadi wadah penyatuan langkah antara lembaga pemerintah, dunia usaha swasta, akademisi, serta pelaku utama pertanian. Sinergi lintas pihak tersebut dirancang untuk memperkuat fondasi pembangunan pertanian di wilayah Sulut.
Inisiasi diskusi ini bertujuan membangun ekosistem kemitraan yang kokoh antara sektor publik dan pelaku usaha swasta. Kemitraan yang terjalin diharapkan mampu menjawab beragam tantangan yang dihadapi sektor pertanian secara menyeluruh.
Kolaborasi yang terjalin akan mempercepat penerapan teknologi pertanian modern serta meningkatkan nilai tambah produk pertanian lokal. Perluasan akses pasar bagi para petani di Sulut juga menjadi sasaran utama dari kerja sama ini.
Direktur Wilayah (Dirwil) BRMP Sulut Steivie Karouw, menyampaikan arahan penting kepada seluruh peserta yang hadir. Dirwil menekankan peran pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media dalam menjawab tantangan ketahanan pangan serta kesejahteraan petani.
Perwakilan Dinas Pertanian, Dinas Koperasi, serta instansi teknis terkait tingkat provinsi dan kabupaten/kota turut hadir dalam kegiatan tersebut. Tokoh akademisi dari perguruan tinggi terkemuka di Sulut juga ikut menyumbangkan gagasan dan pandangan ilmiah.
Para peserta bersama-sama merumuskan langkah konkret untuk mengatasi berbagai hambatan yang terjadi sepanjang rantai pasok pertanian. Pembahasan mencakup penyediaan sarana produksi, penerapan teknologi baku, penanganan pascapanen, hingga pengembangan pemasaran hasil pertanian.
Komitmen bersama pun terbentuk untuk terus memperkuat kerja sama guna mengatasi setiap kendala yang ditemui di lapangan. Kesepahaman tersebut menjadi landasan kuat bagi percepatan kemajuan pertanian yang berkelanjutan di masa mendatang.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan kesepakatan awal dan sesi pertukaran informasi antarpeserta yang berlangsung hangat. Langkah ini membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan antara BRMP Sulut dan pihak swasta ke depannya.